Connect with us

Tak Berkategori

Gerakan Seribu Rupiah Perkuat Kebersamaan.

Published

on

Jkt, (20/5) – Gerakan seribu disebut, ” Gebu Minang, ” berasal dari kata gerakan seribu rupiah, tujuannya untuk memperkuat kebersamaan ekonomi warga yang bermukim di rantau.
Perantau dari berbagai daerah asal Sumatera Barat nampaknya di perantauan cenderung menurun, “Barek Samo Dipikua, Ringan Samo Dijinjiang, ” hilang tenggelam di era generasi sekarang, ujar ketua umum SAS, Drs H Rainal Rais di Jakarta, 25 tahun silam.
Alm H Rainal Rais selaku ketua tim Gerakan Seribu Rupiah, ketika itu mengungkapkan depan Drs.H Anwar Ilmar, wakil gubernur bidang Kesra Pemda DKI Jakarta.
Drs H Anwar Ilmar, wakil gubernur Provinsi DKI Jakarta 25 tahun silam itu, menyambut baik dan mendukung gagasan paguyuban dari sebuah nagari perantau Sulit Air Sepakat (SAS) Sumatera Barat.

BAZNAS Pusat bersama Pengurus Dapur Santri Indonesia (DSI) Foto Sri

Wacana
Semula wacana gerakan seribu rupiah untuk mendukung usaha perantau yang bermodal rendah dan membantu dalam situasi genting usaha, ekonomi dan membantu,” Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang, ” sehingga timbul wacana Gerakan Seribu Rupiah (Geser)
sebagai cikal bakal terbentuknya Gebu Minang. Gerakan seribu rupiah, disponsori oleh almarhum. Probosutejo dengan memberi pinjaman kepada warga SAS yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI)
Konsep gerakan seribu rupiah, nampaknya bersinonim dengan Dapur Santri Indonesia, yang selalu bergerak menyalurkan ” Support Logistic ” dari para donatur bersama tim medis untuk kita semua.
Ketua Dapur Santri Indonesia (DSI) Bambang Sudiyono, mengatakan aksi gerakan Kedaulatan Rakyat, yang akan digelar seiring hasil penghitungan suara oleh KPU tanggal 22 Mei atau 25 Mei 2019 nampaknya terkendala oleh berbagai faktor.
Menurut Bambang, diperkirakan 20 juta orang akan hadir mengepung KPU, Bawaslu, Gedung MPR dan Istana negara.

Persiapan logistik
Tim DSI mempersiapkan Logistik dan keperluan peserta dalam gerakan Penegakan Kedaulatan Rakyat, diharapkan aksi damai disepakati sehingga sebuah tuntutan terpenuhi.
Untuk mengantisipasi aksi damai mulai jelang pengumuman KPU antara tanggal 22 – hingga 25 Mei 2019, Dapur Santri Indonesia, dengan kegiatan pengadaan nasi box, air mineral, pendistribusian Logistik dan Tim medis.
Menurut Bambang selaku ketua DSI, target satu juta nasi box, satu juta air meneral, diperkirakan menelan dana sekitar 25 miliar, dan untuk perjuangan yang mendesak partisipan dapat men, Share ke group ” Ini sangat sangat mendesak, kata Bambang sebagai pekerja sosial sejak muda.
” Kita cinta NKRI, mari bersatu padu ambil peran dalam perjuangan ini untuk ikut berdonasi mulai seribu rupiah, ” ujar Bambang sungguh.
Menurut data sampai Senen, sudah hampir ratusan orang yang menjadi donasi logistik Dapur Santri Indonesia, melalui Gerakan Seribu Rupiah untuk mewujudkan aksi damai sehingga sebuah tuntutan terpenuhi. (002)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tak Berkategori

Tebar Hewan Kurban untuk Sesama

Published

on

By

Dompet Duafa.

Sahabat, setelah Idulfitri, kita bersiap menghadapi Iduladha. Artinya, menyiapkan hewan kurban.

Tapi, berkurban tidak harus selalu ke wilayah tempat kita tinggal. Kamu juga bisa berkurban ke daerah pelosok, terpencil, bahkan wilayah yang sulit terjamah hewan kurban. Tujuannya agar warga yang miskin dan dhuafa merasakan kebahagiaan hewan kurban.

Alhamdulillah dengan pengalaman Tebar Hewan Kurban ke berbagai penjuru negeri, bahkan dunia selama 25 tahun, Dompet Dhuafa akan kembali menebar kebaikan hewan kurban yang ditujukan untuk mereka yang membutuhkan.
.
Dompet Dhuafa menyediakan hewan kurban yang dikembangkan peternak lokal, dan didistribusikan ke berbagai pelosok negeri. Mulai dari proses pengembang biakkan, hingga distribusi, semua melalui quality control yang ketat.

Ada kabar baik hingga tanggal 30 Juni 2018 bagi yang menunaikan kurban di Dompet Dhuafa. Kami menyediakan hewan kurban dengan harga khusus. – Kambing Standar (berat 23-25 kg): Rp 1,775 juta. Potongan Rp 200 ribu dari harga normal Rp 1.975 juta.

Sahabat juga bisa mendapatkan kurban jenis lain:
– Kambing Premium (berat 29-35 kg): Rp 2,975 juta
– Sapi (berat 250-300 kg): Rp 13,500 juta

Harga khusus ini berlaku hingga 30 Juni 2019.
Harga ini berlaku hanya untuk transaksi transfer bank langsung ke Dompet Dhuafa.

Di Rekening Kurban atas nama Yayasan Dompet Dhuafa Republika.
*BCA 237.301.4443*
*BNI Syariah 009.153.8940*
*Muamalat 3.040.071.888*
*BRI Syariah 663.0888.888*
*Mandiri 101.000.6626.673*
*Mandiri Syariah 7.000.491.667*
*Permata Bank Syariah 0971.005.645*
*Maybank Syariah 2.700.006.364*
*Danamon Syariah 3.703.186.977*
.
konfirmasi transfer 0895331399051

atau kunjungi Gerai Zakat & Kurban Dompet Dhuafa PIM North SkyWalk Lantai 1 Samping Rasyidin
Jl. Metro Pondok Indah, RT.1/RW.16, Pd. Pinang, Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12310
https://maps.app.goo.gl/9ej6s

Continue Reading

Tak Berkategori

NGINGETIN DIRI SENDIRI NANTI LAGI LEBARAN…. HABISKAN ATAU JANGAN MINUM SAMA SSEKALI,,

Published

on

By

Pewarta212.com-Inilah kebiasan buruk yang sering kita lihat dalam sebuah acara, padahal tidak haus sama sekali tapi meminum hanya seteguk lalu meninggalkannya.

Adakah orang lain akan meminum air bekas kita, tentu jarang?!
Akan kemanakah air gelas sisa itu, tentu akan dibuang.

Anda tau ada sebagian negara saudara kita rela berjalan ribuan kilo hanya untuk mendapatkan setetes air minum.

Itulah yang disebut ISRAF / PEMBOROSAN.

Padahal Allah secara jelas mengelompokkan sesiapa yg berlaku israf sebagai golongan SETAN. “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat hak mereka dan kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
.
Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” Al İsra’ 26-27. “… makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” Al A’raf 31.

. ​Jadi, jika hanya haus sedikit, tahanlah sampai di rumah. Jika tak mampu menahan, minumlah dan bawalah bersamamu ketika hendak pulang. Jangan buat tuan rumah melakukan perbuatan israf dengan membuang-buang air bekas minuman kita karena ketidaktahuannya soal hukum İsraf.​
Hati-hati Allah tak segan memberikan hukuman atas segala perbuatan kita termasuk israf, semisal banjir, berkurangnya atau bahkan hilangnya nikmat rejeki yang berkah, dsb.
Lain kali ​ minumnya jangan disisakan yaa​! 🙏🏻😉
#COPAS Fb nur aliya

Continue Reading

Tak Berkategori

Sambil digendong si kecil terima santunan ramadhan dari Dapur Santri Indonesia (DSI).

Published

on

By

Continue Reading

Trending

Copyright © 2018 Pewarta 212