Connect with us

News

ASAL USUL PEMUDA PANCA MARGA (PPM)

Published

on

Jkt, (7/9) – Munaslub PPM Tahun 2019, diharapkan organisasi anak pejuang itu kembali di bawah naungan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Ketua umum LVRI Letjen TNI Purn Rais Abi dalam sambu tan, mengungkapkan bahwa Sepuluh tahun setelah terbentuk LVRI Pasca tragedi G30S/PKI, negara menghadapi krisis politik, yang memprihatinkan, ujarnya depan 70 peserta Munaslub PPM di Jakarta Sabtu (7/9)

Krisis politik, kata Rais nampaknya dapat membaha yakan anak bangsa, terutama putera puteri pejuang LVRI dari gangguan politik.

Untuk menyelamatkan generasi penerus putera pejuang, direstui pembentu kan organisasi yang diberi nama Pemuda Panca Marga dengan menggunakan Kode Etik Panca Marga sebagai pengikat putera – puteri dengan para ayahandanya.

Kegiatan PPM terus berlanjut di bidang pendidikan dan peningkatan keterampilan tanpa gangguan apapun di bidang politik.

Kongres IV LVRI menegaskan bahwa PPM sebagai anak organisasi Legiun Veteran RI bernaung di bawah pembinaan para ayahanda, yang dikokohkan pada Mukernas I tahun 1983.

Sejak era reformasi, PPM dengan statusnya sebagai organisasi kemasyarakatan, cenderung kabur hubungan sejarah dengan LVRI.

Kekaburan itu menghasilkan suatu keputusan yang menolak posisi H Lulung sebagai ketua Umum PPM.

Bapak Ondo Ketua PPM Provinsi Papua bersama Sekjend DPP Anarhat Drs Risman Thomas, MM diabadikan seusai penutupan Munaslub PPM, Sabtu malam (7/9), Terpilih Berto Izaak Doko ketua umum PPM Periode 2019 – 2024. Letjen TNI Purn Rais Abin,ketua umum LVRI membuka Munaslub PPM dan ditutup oleh wakil ketua umum LVRI Mayjen TNI Purn FX Soejitno. MUNASLUB PPM, diikuti 70 orang diselenggarakan di hotel Ibis Sentral Cawang Jakarta Timur, Sabtu (7/9) Foto Sri.

Hal tersebut, ungkap Rais Abin untuk menyadarkan para anggota PPM dan seluruh anggota pengurus tentang kekecewaan para ayahanda terhadap anak anaknya yang seolah olah mengingkari sejarah.

Penegasan oleh ketua umum LVRI, diakhiri sambutannya kepada putera puteri, tersedia dua pilihan, pertama kembali kepada landasan sejarah lahirnya PPM dinaungi LVRI.

Kedua melepaskan diri dari ikatan LVRI sebagai Ormas yang tidak lagi menggunakan Kode Etik Panca Marga, ujar Rais Abin mengakhiri sambutannya.

Peserta Munas dari utusan 24 provinsi dengan jumlah 70 orang peserta nampaknya melalui Munaslub PPM tahun 2019, kami sepakat kembali kepangkuan Legiun Veteran Republik Indonesia, kata Milawaty Sabara peserta utusan dari Kendari Sulawesi Tenggara. (002)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

PENGUNJUNG PADATI RPTRA JAKUT

Published

on

Jkt, (10/11) – Sekitar 600 orang pengunjung mema dati Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) yang ada di Kelurahan Marunda Kecamatan Cilincing Jakarta utara, Provinsi DKI Jakarta.

Kehadiran RPTRA, sejak 5 tahun lalu dibangun di setiap kelurahan sudah dirasa dan memberikan manfaat pada publik yang cukup signifikan, kata Dini Afriana, Humas Mangrove kepada Wartawan.

Ia mengatakan, seperti di. RT05/RW 04, setiap hari selalu ramai dikunjungi warga pada hari Sabtu dan minggu (10/11) hingga mencapai 600 orang.

RPTRA Mangrove Kelurahan Marunda yang mulai aktif sejak Januari 2019 semakin hari, semakin ramai dikunjungi anak-anak dan masyarakat sekitar umum nya, tambah Dini gembira.

Taman Bangau

RPTRA Mangrove yang berdekatan dengan Taman Sarang Bangau dan rusun Nagrak Kelurahan Cilincing ini dilengkapi dengan berbagai permainan anak-anak, aula, rumah baca atau perpustakaan dan Lapangan Futsal.

Dini Afriana sebagai Humas RPTRA Mangrove mengatakan, masyarakat yang berkunjung ke RPTRA Mangrove bisa memanfaat kan berbagai fasilitas yang ada di RPTRA. Mereka sangat antusias, khususnya anak anak yang datang bermain di hari Sabtu dan Minggu.

Keberadaan RPTRA diharapkan ke depan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Marunda secara keseluruhan.

” Diharapkan RPTRA bisa memfasilitasi kegiatan-kegiatan di tingkat RW, hingga tingkat Kelurahan dalam wilayah Kecamatan Cilincing, ” ujar Dini serius.

Sementara, Yuli sebagai tim ekonomi Kreatif RPTRA Mangrove menjelaskan bahwa beberapa kegiatan yang sudah berjalan di RPTRA Mangrove yakni ; Senam Lansia setiap
hari Rabu.

Kemudian menyusul, Senam Aerobik setiap hari Sabtu, Latihan Futsal hari Rabu dan Kamis serta kegiatan penga
jian warga di minggu kedua setiap bulannya.

Dongeng

Hal yang menarik bagi anak anak pengunjung adanya “Dongeng” setiap sebulan sekali diadakan ole Sudin Perpustakaan dan Arsip Kota Adm Jakarta Utara.

Selain itu, aktif rapat ibu ibu PKK Rw 04 setiap sekali sebulan. Rapat ibu ibu tim PKK ini untuk memotivasi minat dan mengajak anak TK membaca khususnya.

Program lainnya, yaitu Penyuluhan PIK Remaja dengan tujuan membentuk perilaku positif di kalangan remaja dari Kasatpel PPAPP ( Pemberdayaan Perlindu ngan Anak dan Pengen dalian Penduduk)”, ujar Yuli

Ny.Dania atau yang lebih dikenal dengan mama Putri menuturkan, kehadiran RPTRA mangrove tampaknya mampu meng gerakkan ekonomi secara nyata di kalangan warga “Bahrul Ulum” sekitarnya.

Tampak anak-anak mengikuti acara Hiburan foto Prio

“Pemberdayaan ekonomi warga, terutama untuk warung kelontong dan makanan”. ujar Mama Putri bersemangat.

Komplek

RPTRA Mangrove yang berada di komplek Bahrul Ulum RT 005 RW 04 Sarang Bangau Marunda dikelola oleh 6 orang terdiri dari: Koordinator, Sekretaris, Bendahara, Sapras, Humas dan Ekonomi Kreatif.

Besse Fadliyah atau yang lebih familiar di kalangan ibu-ibu biasa di panggil bu Lia menambahkan, ” Tugas kami adalah memberikan pelayanan terbaik pada anak-anak dan masyarakat,” katanya.

Syukur keberadaan RPTRA Mangrove ini sudah diterima oleh warga sekitar khususnya ibu-ibu yang dengan senang hati mempercayakan putra-putrinya bermain, membaca dan berlatih futsal di RPTRA Mangrove.

“Kami terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik pada publik khususnya anak-anak sesuai dengan misi RPTRA”, ujar Lia.(Prio JA).

Continue Reading

News

TANGSEL BERBENAH SAMBUT HUT-XI

Published

on

Bsd, (9/11) – Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, saat ini mulai berbenah menyambut HUT-XI, yang jatuh pada tanggal 26 November 2019.

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang terletak di Tatar Pasundan  Provinsi Banten, dengan luas wilayah 147,19 Km, dihuni penduduk sekitar 1.244.204 juta jiwa.

Kota Tangsel terdiri tujuh kecamatan terdiri atas 54 wilayah kelurahan, bulan di bulan November 2019 akan
merayakan hari jadi kota Tangsel ke sebelas, ujar Rahmad Salam ketua Panitia kepada Pers, di BSD Serang, Jumat (7/11)

Menurut Rahmad Salam, menjelang acara puncak HUT-XI, diungkapkan rangkaian kegiatan berupa pagelaran, seperti Wayang Kulit Jawa, Festival Paraga an Busana Batik,Tangsel Tourism, Travel Expo Festival inspirasi, Festival Lenong, Festival Batak, dan Festival Fun Walk.

Selanjutnya, adanya Festival Literasi, Gebyar This Is Tangsel, Pameran Pemba ngunan, Pameran Lomba Burung Berkicau, Festival Chief Tangsel, Festival Gowes dan Senam, serta Minum Bir Pletok Gratis.

Yang menarik adanya rembuk intergritas nasioanal ( Inspektorat), dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Juga diadakan Turnamen, Gate Ball Bintang Freestyle, ditutup dengan Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang Selatan.

Selanjutnya, Rahmad mengatakan, puncak akhir acara dimeriahkan “Malam Inagurasi” dan Pesta musik di lapangan ” Skadron Udara 21/Sena Puspenerbad ” Pondok cabe Pamulang.

Acara HUT kota Tangsel ini akan dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota Tangsel serta pejabat wilayah tetangga, Alim Ulama dan Cerdik Pandai, Tokoh Masyarakat, PKK, Ormas dan LSM, serta generasi muda melalui organisasi kepemudaan.

Diharapkan, acara HUT-XI Tangsel berjalan lancar, aman dan terkendali,ujar Ketua panitia, Rahmad Salam, mengakhiri keterangannya.

Continue Reading

News

POSYANDU TINGKATKAN KESRA MASYARAKAT

Published

on

Jkt, (8/11) – Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu) meningkatkan kesejahtera an masyarakat dan kesehatan keluarga serta kekuarga berencana, melalui kegiatan posyandu.

Kegiatan dasar yang diselenggarakan dari dan oleh masyarakat, dibantu oleh petugas kesehatan, kata Ny Arini, Ketua Posyandu RW 01 Kecamatan Senen,Jakarta Pusat, Kamis (7/11).

Kegiatan ini ujarnya, merupakan salah satu swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan.

“Upaya Kesehatan Bersum ber Daya Masyarakat (UKBM)” yang dijelaskan
kepada wartawan ketika berlangsung kegiatan posyandu di RT RT di lingkuangan RW 01 hingga tengah hari.

Jadi, Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat, seperti halnya yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK di RW 01 Kelurahan Senen Jakarta pusat.

Kegiatan yang dilakukan sebulan sekali untuk melaku kan: penimbangan, pemerik saan gula darah,pengukuran tensi dan penyuluhan dari Puskesmas petugas perawat Nn. Irmina dan Titin.

Menurut ketua Posyandu Lansia Bindu ibu Arini dan ibu Lasmeliaty setiap selesai pemeriksaan kepada peserta, diberikan makanan sehat seperti pisang.

Sedangkan lansia diberikan buku untuk dicatat saat datang ke Posyandu Lansia untuk pemeriksaan keseha tan lanjutan.
Selain itu, ketua kegiatan Posyandu Lansia, Ibu-ibu PKK RW 01 juga aktif dalam kelompok kerja (Pokja)1,2,3 dan aktif membuat keraji nan tangan dan hasilnya dijual ,ungkap ibu Aini.

Harapan ketua Posyandu Lansia kepada perawat dari Pukesmas, Aini ingin warganya selalu sehat
melalui kegiatan ” Binter Sat Non Kowil”

Mari kita tingkatkan kegiatan Posyandu untuk kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, demikian Aini, ketua Posyandu RW 01 kelurahan Senen, berharap.

Continue Reading

Trending

Copyright ┬ę 2018 Pewarta 212